PROFIL DAN PEO

Program Sarjana Instrumentasi, Departemen Fisika, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya menghasilkan lulusan yang profesional di bidang instrumentasi dan menjadi pengembang teknologi, tenaga ahli di industri, atau wirausahawan yang terkait dengan instrumentasi, dengan kualifikasi sebagai berikut:

  1. Mempunyai pengetahuan yang luas, kompeten, dan inovatif yang mampu berkontribusi di bidang instrumentasi.
  2. Memiliki kemampuan mengembangkan keahlian di bidang instrumentasi dan atau mengembangkan diri melalui belajar mandiri dalam lingkungan yang heterogen dan dinamis.
  3. Mempunyai ketrampilan dalam pemecahan masalah, manajemen diri, kerjasama tim, komunikasi, manajerial, serta penguasaan dan pengembangan teknologi.
  4. Mempunyai etika, sikap profesional, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

PLO/ILO/CPL LULUSAN:

Kemampuan Lulusan Program Sarjana Instrumentasi Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Brawijaya ditetapkan dengan mengacu rujukan pada:

  1. KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level-6) (Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012).
  2. SNDIKTI (Standar Nasional Pendidikan Tinggi) (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014).
  3. SNDIKTI (Standar Nasional Pendidikan Tinggi) (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020).
  4. Standar Kompetensi Lulusan Dokumen ASIIN (Subject-Specific Criteria /SSC 05, 2022) (https://www.asiin.de/en/programme-accreditation/quality-criteria.html )

Kemampuan lulusan Program Sarjana Instrumentasi Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Brawijaya dirumuskan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) atau Intended Learning Outcome (ILO) atau Program Learning Outcome (PLO) dengan mempertimbangkan dan mengacu pada 4 (empat) bahan rujukan di atas, dengan kemampuan lulusan sebagai berikut:

Mempunyai pengetahuan yang luas, kompeten, dan inovatif yang mampu berkontribusi di bidang instrumentasi. [PEO 1]

  1. Menguasai konsep mekanika, gelombang, optika, termodinamika, dan elektromagnetika, serta ilmu dasar pendukung lainnya . [K]
  2. Menguasai konsep kelistrikan, elektronika, dan pemrograman. [K]
  3. Menguasai konsep sistem deteksi, pengukuran, monitoring, serta kontrol dan otomasi. [K]

Memiliki kemampuan mengembangkan keahlian di bidang instrumentasi dan atau mengembangkan diri melalui belajar mandiri dalam lingkungan yang heterogen dan dinamis. [PEO 2]

  1. Mampu menggunakan matematika untuk pemodelan sistem dan alat bantu penyelesaian masalah instrumentasi. [S]
  2. Mampu memilih dan menggunakan, piranti elektronik analog dan digital, sensor, sistem optic, sistem mekanik, pengolahan signal, computer dan teknologi informasi dalam pengukuran dan pengendalian. [S,E]
  3. Mampu mengembangkan sistem instrumentasi pengukuran dan otomasi sederhana yang menggunakan sensor, pengkondisi signal beserta perangkat pengolahnya untuk menyelesaikan permasalahan tertentu. [S,E]
  4. Mampu mengolah data hasil pengukuran menjadi informasi yang bermakna. [S,E]

Mempunyai ketrampilan dalam pemecahan masalah, manajemen diri, kerjasama tim, komunikasi, manajerial, serta penguasaan dan pengembangan teknologi. [PEO 3]

  1. Mampu bekerja secara individu dan kelompok, menyusun laporan kerja individu maupun kelompok secara sistimatis dan mengkomunikasikannya. [C,E]
  2. Mampu untuk mengembangkan diri lebih lanjut melalui pengalaman di masyarakat maupun melalui studi lanjut. [C,E]
  3. Mampu berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara efektif dalam bentuk tertulis dan lisan dengan rekan kerja, profesional lain, pelanggan dan masyarakat umum tentang isu-isu substantif dan masalah yang berkaitan dengan spesialisasi yang mereka pilih. [C,E]

Mempunyai etika, sikap profesional, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. [PEO 4]