Layanan Kemahasiswaan

Layanan kemahasiswaan  meliputi  aspek: 1) penalaran, minat dan bakat, 2) kesejahteraan (bimbingan dan konseling, layanan beasiswa, dan layanan kesehatan), dan 3) bimbingan karir dan kewirausahaan yang pelaksanaan terintegrasi baik pada tingkat Universitas, Fakultas, Jurusan hingga ke Program Studi.

 Untuk menjamin kemudahan dan mutu layanan yang baik untuk bidang penalaran, minat bakat mahasiswa dan semua jenis layanan Kesehatan, maka telah ditetapkan struktur organisasi sesuai dengan  Pertor No 20 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan Pertor No 58 Tahun 2018 tentang perubahan kedua Pertor No 20 Tahun 2016, pasal 9 ayat 4 dimana Wakil Rektor bidang kemahasiswaan ditugaskan  membantu Rektor dalam memimpin penyelenggaraan kegiatan di bidang pembinaan kemahasiswaan, alumni, dan layanan kesejahteraan mahasiswa. Untuk mengotimalkan layanan kemahasiswaan yang dilakukan oleh wakil rekstor bidang kemahasiswaan dibantu oleh 3 orang staf ahli: a. Staf Ahli Bidang Pembinaan Penalaran; b. Staf Ahli Bidang Pembinaan Minat dan Bakat; dan c. Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Mahasiswa. Bentuk bentuk layanan kemahasiswaan meliputi: a. Layanan Bimbingan dan Konseling, b. Pembinaan Ekstrakurikuler (Bidang Penalaran), c. Pembinaan Ekstrakurikuler (Bidang Minat Bakat), d, Pembinaan Ektrakurikuler (Bidang Kesma), e. Kesehatan, dan f. Pembinaan Karir dan Kewirusahaan.

Untuk menjamin kemudahan akses masing masing unit layanan kemahasiswaan telah dilengkapi dengan SOP layanan dan Website. Pelaksanaan layanan kemahasiswaan selalu dilakukan proses monitoring dan evaluasi baik secara internal melalui Audit Internal Mutu (AIM) dan capaian kontrak kinerja dengan rector, sedangkan secara eksternal melalaui kegiatan Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) yang dilaksanakan oleh Belmawa untuk menentukan pemeringkatan bidang kemahasiswaan secara nasional.

Adapun jenis, bentuk kegiatan, pelaksanaan, hasil, dan kualitas layanan kemahasiswaan di FMIPA Universitas Brawijaya secara lengkap diuraikan dalam 3 jenis layanan berikut:

1)  membina, meningkatkan, dan mengembangkan kemampuan penalaran, minat  dan  bakat,  termasuk  didalamnya  pengembangan  kegiatan mahasiswa dan UKM.

Pembinaan Ekstrakurikuler (Bidang Penalaran)

Pengembangan dan pembinaan bidang penalaran  bagi mahasiswa telah diwadahi mulai dari tingkat universitas fakultas, hingga  di tingkat jurusan. Di tingkat universitas ada 6 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang penalaran antara lain: 1. R Kim, 2. Fordimapelar, 3. AIESEC, 4. Formasi, 5. IAAS, dan 6. Unit Aktivitas Pers Kampus. Pada tingkat Fakultas, wadah kegiatan mahasiswa untuk pengembangan penalaran berupa Lembaga Otonomi Fakultas (LOF), Kementrian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Beberapa LOF yang bergerak dibidang penalaran adalah RITMA dan Basic.

Lembaga Lembaga kemahasiswaan bidang penalaran memiliki tugas menyusun dan melakukan pembinaan, pendampingan, dan pelatihan rutin bagi mahasiswa untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi ditingkat wilayah, nasional, dan internasional yang dalam pelaksanaannya melibatkan para dosen yang kompeten di bidangnya. Disamping itu Lembaga kemahasiswaan ini juga dilibatkan sebagai panitia seleksi kegiatan perlombaan untuk menyeleksi mahasiswa yang pelaksanaan lombanya harus berjenjang dari tingkat fakultas dan universitas. Beberapa kegiatan lomba di bidang penasalaran yang pelaksanaan berjenjang seperti: Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Kompetisi Nasional MIPA (KNMIPA), National University Debating Championship atau World University Debating Championship (NUDC/WUDC), Rektor Cup, TSRA, dll.

Dari berbagai kelompok bidang penalaran ini, mahasiswa PS S1 instrumentasi memperoleh 31 penghargaan nasional dan 23 penghargaan internasional. Berdasarkan hasil survey terhadap mahasiswa yang mengikuti kegiatan: 90% berpendapat bahwa keterlibatannya dalam unit kegiatan berpengaruh dalam meningkatkan penalaran dan 56% menyatakan proses rekruitmen menjadi anggota unit mudah dijalani

Pembinaan Ekstrakurikuler (Bidang Minat dan Bakat)

Layanan pembinaan kegiatan ektrakurikuler bidang minat dan bakat bagi mahasiswa diberikan wadah mulai dari tingkat universitas (unit kegiatan mahasiswa (UKM)), fakultas (Lembaga otonomi fakultas (LOF)), dan jurusan (himpunan mahasiswa jurusan (HMJ)). Pada tingkat universitas ada 27 UKM (20 olahraga, 7 kesenian), di tingkat fakultas ada 4 LOF(CC, SOBAT, BASIC, dan TBC), ditingkat Jurusan ada 5 HMJ. Lembaga-lembaga kemahasiswaan berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat dan bakat yang luar biasa untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan pengembangan prestasi baik ditingkat UB, wilayah, nasional, regional maupun internasional. Setiap lembaga kemahasiswaan akan didampingi oleh Pembina dan juga Pelatih dalam Menyusun agenda kegiatan yang akan diikuti selama satu tahun berjalan dan akan dievaluasi setiap tahunnya terkait dengan pemenuhan indikator kinerja yang ditetapkan oleh rektor dibawah tanggungjawab wakil rektor bidang III atau wakil dekan bidang III ditingkat fakultas. Setiap tahun setiap lembaga kemahasiswaan ini akan melaksanakan open house untuk melakukan perekrutan anggota baru. Untuk memudahkan mendapatkan informasi terkait Lembaga kemahasiswaan tersebut, maka disediakan website  kelembagaan baik ditingkat universitas maupun fakultas. Beberapa kegiatan lomba dibidang minat bakat yang pelaksanaan berjenjang seperti: Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS), Brawijaya Open, Olimpiade Brawijaya, dll.

Dari berbagai kelompok bidang minat dan bakat ini, mahasiswa PS S1 instrumentasi memperoleh 4 penghargaan internasional. Berdasarkan hasil survey terhadap mahasiswa yang mengikuti kegiatan: 90% berpendapat bahwa keterlibatannya dalam unit kegiatan berpengaruh dalam meningkatkan minat dan bakatnya dan 56% menyatakan proses rekruitmen menjadi anggota unit mudah dijalani.

2) meningkatkan kesejahteraan mahasiswa, yang dapat mencakup penyediaan layanan bimbingan konseling, pemberian beasiswa, dan layanan kesehatan,

Bimbingan Konseling

Layanan bimbingan dan konseling bagi mahasiswa selama ini, pelaksanaannya melekat pada fungsi dari  dosen Penasehat Akademik (PA). Setiap mahasiswa akan didampinngi oleh seorang dosen PA selama melaksanakan studi di Universitas Brawijaya. Peran dosen PA sesuai dengan Buku Pedoman Universitas Brawijaya adalah sebagai berikut:  (1) memberikan informasi tentang pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang bagi kegiatan akademik dan non akademik (2) membantu mahasiswa dalam mengatasi masalah masalah akademik (3) membantu mahasiswa dalam mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik (keterampilan belajar) sehingga tumbuh kemandirianbelajar untuk keberhasilan studinya sebagai seorang ahli (4) memberi rekomendasi tentang tingkat keberhasilan belajar mahasiswa untuk keperluan tertentu (5) membantu mahasiswa dalam mengembangkan kepribadian menuju terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang berwawasan, berfikir dan berperilaku sesuai dengan nilai nilai Agama, Kebangsaan serta adat dan berbagai norma positif lainnya (6) membantu mahasiswa mengembangkan wawasan belajar keilmuan secara mandiri sepanjang hayat (7) memberi peringatan tentang evaluasi akademik terhadap, mahasiswa yang IPnya selama 2 (dua) semester berturut-turut kurang dari 2 (dua) dan sks yang dicapai kurang dari 20 sks.

Layanan bimbingan dan konseling juga dapat dinikmati oleh mahasiswa melalui program MIPA Care, dimana mahasiswa dapat mendaftar secara online dengan mengisi web: https://mipa.ub.ac.id/care/. Melalui kegiatan MIPA Care ini, mahasiswa dapat melakukan kegiatan bimbingan dan konseling baik secara daring maupun luring sesuai dengan permasalahan yang sedang dihadapi baik terkait dengan persoalan akademik maupun non akademik. Secara periodik MIPA Care juga mengagendakan untuk semua mahasiswa PS S1 yang memiliki IPK< 2,5 atau yang terancam terkena evaluasi studi tahun pertama, kedua, ketiga, keempat dst akan dijadwal untuk melaksanakan bimbingan dan konseling  guna membantu memberikan motivasi bagi yang bersangkutan agar dapat meningkatkan prestasi akademiknya.

Selain itu, proses konseling juga dapat dilaksanakan melalui Layanan Konseling Mahasiswa (LKM). LKM merupakan sebuah layanan yang menjadi bagian dari Pusat Pengembangan Pendidikan Akademik dan Profesional (P3AP) sebagai upaya Universitas Brawijaya untuk memfasilitasi atau membantu mahasiswa dalam menghadapi permasalahan sehari-hari yang mungkin muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari dan berdampak pada performa akademis mahasiswa. Layanan ini berupa hubungan interpersonal dengan orang tua, hubungan interpersonal dengan teman, hubungan interpersinal dengan dosen, hubungan interpersinal dengan pasangan, permasalahan akademis dan permasalahan lainnya. Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di https://konseling.ub.ac.id/.

Untuk pelaksanaan bimbingan dan konseling dengan dosen PA dapat dilakukan dengan metode blended secara daring maupun luring dengan memperhatikan protokol kesehatan. Untuk penjadwalan pertemuan dapat diatur secara mandiri hasil kesepakatan dosen dan mahasiswa, baik diawal semester saat pemrograman KRS atau diakhir semester untuk melaporkan capaian hasil studi, serta sewaktu waktu sesuai dengan kerluan mahasiswa untuk melaksanakan bimbingan dan konseling.

Untuk pelaksanaan bimbingan dan konseling melalui MIPA Care mahasiswa dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui Website MIPA, dan selanjutnya menunggu penjadwalan dari tim administrator MIPA Care. Pelaksanaan bimbingan dan konseling juga dapat dilakukan secara daring maupun luring dengan protokol Kesehatan sesuai kebutuhan. Sementara bagi mahasiswa yang mengalami kendala untuk prestasi akademik dan terancam evaluasi tahunannya pelaksanaan akan langsung dijadwalkan oleh tim MIPA Care. Sedangkan pelaksanaan program LKM dapat diakses oleh seluruh mahasiswa UB baik jenjang S1, S2 dan S3 dan tidak dikenakan biaya. Mahasiswa dapat menghubungi konselor di lembaga ini untuk menjadwalkan sesi konseling dimana tidak ada batasan berapa kali sesi bisa dilakukan. Dosen akademik dapat merekomendasikan seorangmahasiswa untuk mendapatkan layanan ini walau surat rekomendasi bukanlah syarat seorang mahasiswa bisa mengakses layanan. Konselor bisa selanjutnya merekomendasikan mahasiswa untuk mendapatkan terapi lebih lanjut ke pihak terkait jika diperlukan. Data mahasiswa dilindungi kerahasiaannya kecuali bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Pemberian Beasiswa

Berbagai beasiswa banyak ditawarkan di Universitas Brawijaya. Beasiswa ini berasal dari pihak pemerintah maupun dari swasta baik dari lembaga non profit maupun dari industri. Beasiswa bagi mahasiswa meliputi beasiswa Bidikmisi, PPA, Lotte Foundation, Adaro, Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi, KSE (Karya Salemba Empat), PGN, Dharma Polimetal, Paiton Energy dan Bakti BCA, Tanoto,Alumni, Toyota Astra, Dharma Polimeta, LG, Bank Indonesia.

Untuk mendapatkan beasiswa mahasiswa perlu aktif untuk mendapatkan informasi dan mengetahui persyarakatan apa yang diperlukan. Adapun informasi beasiswa di tingkat universitas ditayangkan di website www.beasiswa.ub.ac.id dan mahasiswa yang memenuhi syarat dapat mengajukan diri dan mengikuti proses seleksi. Di tingkat fakultas, informasi beasiswa ditayangkan di website https://mipa.ub.ac.id/mahasiswa/informasi-beasiswa/. Selanjutnya informasi ini disebarluaskan oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) melalui media sosial (instagram bemmipaub dan Line) ke mahasiswa yang memenuhi syarat. Mahasiswa selanjutnya mengikuti proses seleksi sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Layanan Kesehatan

Layanan kesehatan di Universitas Brawijaya dilaksanakan di Klinik Universitas Brawijaya (http://poliklinik.ub.ac.id/) dengan lokasi klinik di dalam kompleks kampus. Pada klinik UB terdapat pelayanan medik (poli umum, gigi, KIA (kesehatan ibu anak) dan estetika dan kecantikan) dan penunjang medik (poli gizi, farmasi, laboratorium, radiologi dan rekam medik) yang dapat dimanfaatkan semua civitas akademik Universitas Brawijaya. Website klinik UB menyediakan berbagai informasi tentang layanan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan kesehatan sehingga memudahkan pasien untuk memanfaatkan fasilitas. Tidak hanya menyediakan informasi melalui website Klinik UB juga mengadakan kunjungan dan pemeriksaan kesehatan secara umum di tiap-tiap fakultas. Sementara itu Rumah Sakit Universitas Brawijaya (http://rumahsakit.ub.ac.id/en/) terletak dekat dengan lokasi kampus (5 menit dari lokasi kampus). Rumah sakit ini dilengkapi dengan Instalasi Gawat Darurat (IGD), fasilitas rawat inap dan rawat jalan serta penunjang medis berupa laboratorium sentral, radiologi, kamar jenazah, dapur, laundry dan IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah).

3) membina karir dan membangun jiwa kewirausahaan.

Upaya pengembangan pembinaan karir dan kewirausahaan banyak dilaksanakan baik dalam proses belajar mengajar maupun di luar kegiatan perkuliahan. Dalam perkuliahan banyak dikembangkan softskill mengenai etos kerja, kedisiplinan, kerjasama, komunikasi, problem solving dan profesionalitas. Sementara itu pengembangan Pembinaan karir dan kewirausahaan di luar perkuliahan diwadahi dalam unit kegiatan mahasiswa baik pada level universitas, fakultas maupun jurusan, Pembinaan Karir dan Kewirausahaan yang dapat dikembangkan di unit kegiatan ini meliputi leadership, management conflict, kewirusahaan, altruism dan kreativitas. Khusus pembinaan karir dan kewirausahaan yang berkaitan dengan persiapan lulusan memasuki masa pasca lulus, universitas telah mewadahi keperluan ini melalui Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (keterangan lengkap di website http://upkk.ub.ac.id/). Di unit ini banyak ditawarkan pelatihan untuk persiapan memasuki dunia kerja misalnya strategi melamar kerja, membangun supervisory skill, create your mark be international dan lain sebagainya. Sementara di tingkat fakultas dan jurusan telah diadakan beberapa kegiatan untuk peningkatan pembinaan karir dan kewirausahaan mahasiswa misalnya tentang strategi dalam menghadapi wawancara kerja, membuat surat lamaran dan CV, paparan kewirausahaan kerajinan perhiasan, agribisnis dan dunia kerja perminyakan. Kebanyakan kegiatan ini didukung oleh para alumni yang telah berpengalaman di bidangnya dan Hibah pendanaan melalui program wirausaha mahasiswa (PWM).